Loading

wait a moment

Apa Itu Preeklamsia serta Bagaimana Cara Pencegahan dan Pengobatannya

ardinihumaira-preeklamsia

Ardini Humaira – Preeklamsia atau biasa dikenal dengan keracunan kehamilan merupakan satu hal yang patut diwasapdai selama masa kehamilan. Di bawah ini akan dipaparkan secara rinci apa itu preeklamsia serta bagaimana cara yang baik untuk mencegah terjadinya gangguan tersebut dan cara yang biasa digunakan untuk mengobatinya.

ardinihumaira-preeklamsia

Apa Itu Preeklamsia

Preeklamsia merupakan suatu gangguan yang biasanya terjadi pada saat masa kehamilan mencapai usia 20 minggu atau lebih. Gangguan ini ditandai dengan tingginya tekanan darah yang bisa muncul secara mendadak atau bahkan berkala. Kerusakan organ juga menjadi tanda lain dari munculnya keracunan selama masa kehamilan ini.

Penyebab

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya preeklamsia. Meski begitu banyak ahli berpendapat bahwa gangguan ini bermula karena terjadinya gangguan pada plasenta atau tali penghubung antara bayi dan ibu yang berfungsi sebagai transfer makanan.

Ketika mengalami preeklamsia, maka plasenta akan mengalami kelainan dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Pembuluh darah di dalamnya cenderung lebih sempit dan menimbulkan reaksi yang berbeda terhadap rangsangan hormon. Hal tersebut berdampak pada berkurangnya jumlah darah yang bisa dialirkan.

Faktor lain yang bisa memperbesar risiko terjadinya preeklamsia adalah kehamilan yang berisi lebih dari satu janin atau kembar. Selain itu kehamilan pertama juga mempunyai risiko yang besar untuk mengalami gangguan ini. Mempunyai keluarga dengan riwayat preeklamsia, hamil di bawah usia 20 tahun atau di atas 40 tahun juga menjadi faktor lain terjadinya gangguan ini.

Gejala

Gejala awal yang umum terjadi dan biasa ditunjukkan oleh penderita preeklamsia adalah meningkatnya tekanan darah secara berkala atau mendadak. Ketika tekanan darah mencapai 140/90 atau lebih, maka risiko terkena preeklamsia akan semakin besar.

Selain itu terdapat pula gejala lain seperti terjadinya kerusakan pada organ tubuh lain seperti ginjal atau hati. Gangguan paling umum terjadi pada ginjal, dengan ketidakmampuannya dalam menyaring protein. Sehingga menyebabkan urine yang dikeluarkan mengandung banyak protein.

Tak hanya itu dari dalam tubuh, tanda penyakit ini juga bisa dilihat dari luar tubuh ibu hamil. yakni dari perubahan atau pembengkakan pada beberapa bagian tubuh tertentu seperti tangan, kaki, hingga wajah.

Pembangkakan yang terjadi berjenis pitting edema. Dimana ketika Anda menenkankan jari pada bagian yang bengkak, maka akan dibutuhkan waktu yang sedikit lama untuk kembali ke bentuk semula.

Pencegahan dan Pengobatan Prekklamsia

Apabila saat Anda melakukan pemeriksaan rutin sudah terdapat tanda-tanda tekanan darah tinggi, maka dokter akan memberikan aspirin berdosis rendah untuk mengurangi gejala tersebut. Namun kurangnya konsumsi kalsium juga menjadi faktor penyebab lainnya. Oleh karena itu konsumsi asupan yang tinggi kalsium agar gangguan preeklamsia dapat dicegah.

Selain informasi mengenai apa itu preeklamsia, Anda bisa mendapatkan pengetahuan seputar kehamilan dan parenting lainnya dengan mengunjungi orami.co.id. Di sini juga ANda bisa berbagi informasi seputar si kecil dan pengalaman dalam merawat anak dengan ratusa orangtua lainnya di seluruh Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *