Loading

wait a moment

4 Akibat Oli Matic pada Motor Tidak Diganti Secara Berkala

oli matic pada motor

Teman Ardini – Jika dulu motor banyak yang bertipe transmisi manual, sekarang ini dominasi pada industri kendaraan roda dua berganti pada motor matic. Selain mudah dalam perawatannya dengan berbagai sparepart, motor matic juga gampang dikendarai dalam berbagai medan. Namun tentunya agar motor matic selalu dalam kondisi terbaiknya, maka diperlukan perawatan oli matic pada motor secara berkala.

Tidak hanya menjaga performa kendaraan, oli juga berguna untuk menjaga pergerakan transmisi otomatis pada kendaraan roda dua ini. Agar tidak cepat rusak dan menelan biaya pengurusan yang sangat besar, oli motor harus diperhatikan. Selain berfungsi menjaga kesehatan motor, oli-oli ini juga berfungsi layaknya urat nadi pada manusia. Lalu, seperti apa akibat jika oli tidak diganti? Yuk, simak ulasannya dibawah ini!

oli matic pada motor

Kegunaan Oli pada Motor

Masyarakat Indonesia memang sudah terbiasa dengan kendaraan roda dua. Kini, kendaraan bernama motor ini menghiasi hampir seluruh jalan di penjuru Indonesia dengan berbagai desain dan merknya, terutama jenis matic. Selain karena mudah didapatkan, motor juga dinilai praktis untuk alat transportasi antar tempat, apalagi di Jakarta yang padat penduduknya.

Motor matic banyak dipilih karena pemakainya tidak perlu berganti gigi layaknya mengendarai motor bertransmisi manual. Seperti yang sudah dijelaskan, motor akan terawat jika olinya terawat. Oli diibaratkan layaknya penggerak pada motor. Pelumas mesin ini akan membuat komponen mesinnya bergesekan dengan baik. Jadi kala motor dinyalakan, oli akan mensirkulasi semua elemen untuk bergerak.

Tidak hanya berfungsi seperti hal diatas saja, oli juga berguna untuk alat anti karat. Kala oli bersirkulasi ketika mesin menyala, oli-oli ini akan menutupi permukaan metal. Alhasil, permukaan tersebut bebas oksidasi sehingga jauh dari serangan karat. Bagaimana? Banyak sekali manfaatnya, bukan?

Akibat Oli Motor Jarang Diganti

Meski mustahil kita tidak akan menemui kendala dalam penggunaan kendaraan bermesin, namun tentu saja meminimalisir kerugian tetap harus dilakukan. Motor matic akan terawat saat komponen mesinnya terawat. Untuk itu, diperlukan penggantian oli matic pada motor secara berkala. Lalu, apa yang terjadi jika oli ini tetap tidak diganti?

1. Boros Bahan Bakar

Oli yang tidak diganti selain akan merusak mesin, juga akan menyebabkan bahan bakar motor matic kita menjadi boros. Tentu Anda akan merasa kesal jika motor yang baru diisi bensin untuk jatah 2 hari tiba-tiba sangat boros dan habis dalam 1 hari saja. Untuk itulah, ganti oli motor Anda secara berkala.

2. Bisa Turun Mesin

Bagi orang-orang yang mengerti otomotif, kata “turun mesin” adalah momok yang menakutkan. Pasalnya, tidak hanya akan menelan biaya yang sangat besar, turun mesin juga dapat menyebabkan kerusakan pada motor secara permanen.

3. Mesin Overheat

Jarang mengganti oli juga dapat menyebabkan mesin cepat mengalami overheat, apalagi dalam kondisi macet. Kerusakan ini tidak hanya berbahaya untuk keselamatan pengendara, namun juga dapat menyebabkan kerugian finansial yang besar.

4. Motor Berbunyi Kasar

Selain ketiga hal diatas, jarang mengganti oli juga dapat menyebabkan bunyi motor menjadi kasar alias tidak halus. Anda tentu sudah tahu betapa halus suara mesin motor yang baru keluar dari dealer. Nah, jika Anda mendapati motor Anda lama-lama berbunyi, maka itu tandanya Anda tidak mengganti oli.

Demikian ulasan tentang akibat jarang mengganti oli matic pada motor. Semoga tulisan ini bermanfaat dan memberi Anda wawasan lebih terkait dunia otomotif!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *