Loading

wait a moment

5 Kebijakan Tunaiku KTA Terpercaya pada Masa Wanprestasi

Teman Ardini – Bagi peminjam dana Tunaiku KTA Terpercaya mungkin ada yang belum kenal dengan wanprestasi? Istilah ini berkaitan dengan momen saat peminjam menunda pembayaran. Biar lebih aman, peminjam harus membayar sejumlah beban bunga keterlambatan senilai 0.16% pada bulan yang sama sesuai ketentuan. Apa saja kebijakan Tunaiku saat wanprestasi?

1. Tunaiku Boleh Menjatuhkan Tempo ke Peminjam

Langkah kebijakan ini dengan tegas boleh diterapkan oleh Tunaiku kalau masa wanprestsi berlangsung lama. Jadi, ketika pihak Tunaiku sudah menjatuhkan tempo, maka bunyi kerja sama dalam perjanjian akan berubah. Hal ini tidak boleh diganggu-gugat karena bersifat mengikat dan tetap sejak awal.

Apa saja yang harus dibayarkan oleh peminjam saat jatuh tempo? Baik dana yang terutang dan yang sudah dibayar itu dinyatakan telah usai. Maka, beban seluruh sisa bunga dan juga total biaya yang belum dibayarkan harus dilunasi saat itu juga. Oleh karena itu, penting sekali disiplin membayar diterapkan selama masa peminjaman berlangsung.

2. Tunaiku Boleh Melaksanakan Haknya secara Hukum

Sudah umum diketahui, bahwa Tunaiku telah terikat dengan OJK sebagai lembaga resmi dari pemerintah. Semua proses transaksi, kerja sama, bahkan perjanjian kedua belah pihak diawasi oleh OJK. Sebagai imbal daripada itu, Tunaiku juga memiliki hak tertentu ketika peminjam menunda pembayaran dalam waktu yang lebih dari yang ditentukan.

Namun kebanyakan tidak sampai pada fase ini. Soalnya cicilan Tunaiku cenderung murah dan mudah dari tempat lainnya. Kalau peminjam memang keterlaluan tidak melunasi kewajibannya, maka berdasarkan UU dan perjanjian kedua belah pihak, Tunaiku boleh menegakkan dan memulihkan semua utang maupun sebagian utangnya.

3. Kewajiban Peminjam saat Masa Wanprestasi

Adapun kewajiban peminjam saat wanprestasi berlangsung, maka harus membayar seluruh sisa utang yang dimilikinya. Ingat, waktu yang dianggarkan hanyalah 5-10 hari setelah Tunaiku resmi menjatuhkan tempo. Apa pun caranya, kalau tidak mau berurusan dengan hukum, Anda harus membayarkan seluruh utang tersebut.

Gambar terkait

4. Tunaiku Boleh Menggugat Peminjam selama Ada Kecurangan

Kecurangan apa yang dimaksudkan? Sebetulnya semua informasi yang dibutuhkan oleh peminjam sudah tertera dalam surat perjanjian. Jadi, peminjam tidak boleh memanipulasi data maupun informasi yang sudah dipatenkan dalam surat perjanjian. Tunaiku sangat profesional dalam hal penetapan hukum semacam ini.

Kecurangan itu tidak hanya timbul dalam proses memanipulasi surat perjanjian saja. Namun proses manipulasi bisa saja terjadi pada waktu mengakses sumber data di dalam aplikasi. Namun sejauh ini tidak ada yang bisa melakukannya, mengingat Tunaiku dijaga oleh tim ahli IT. Begitu pula pada proses manipulasi surat perjanjiannya.

5. Tunaiku Boleh Menggugat Kembali saat Tidak Ada Perbaikan Data

Meskipun sebetulnya Tunaiku bisa saja menggugat langsung peminjam yang curang tersebut, tetapi Tunaiku masih memberikan kesempatan. Jadi, dalam 10 hari kerja setelah tempo jatuh, peminjam tidak boleh lagi memperbarui informasi yang dibuat-buat itu. Jadi, kalau Anda melanggar peraturan dalam perjanjian asli, sebelum lewat 10 hari harus diperbaiki.

Kadang-kadang gugatan tidak hanya saat ada proses manipulasi informasi saja. Bisa saja gugatan itu muncul setelah terjadi perubahan material yang merugikan pihak Tunaiku. Misalnya tentang bisnis yang dijalankan, kekayaan, aset, ataupun prospek peminjam saat memulai perjanjian. Mau tidak mau, saat hukuman keras jatuh, Anda harus siap disidang.

Demi agar Tunaiku KTA Terpercaya tetap bertahan, proses hukum memang harus jelas. Biar tidak ada yang menganggap proses pinjaman KTA itu main-main. Semuanya ada yang mengawasi dan diawasi. Sebagai bank veteran, Amar Bank tentu selalu profesional dalam hal menggugat maupun memperingatkan peminjam saat masa wanprestasi berlangsung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *